Ciri-ciri dan Contoh Ekonomi Kreatif

Dinamika perekonomian kini tak hanya mengandalkan konsep jual, beli atau tawar menawar saja. Di dalamnya melibatkan invoasi dan kreativitas sehingga muncul persaingan dan keberagaman yang bernilai. Berikut ini adalah contoh ekonomi kreatif dan ciri-cirinya.

Ciri-Ciri Ekonomi Kreatif

  • Unsur utama

Ekonomi kreatif mengandung unsur utama seperti keahlian dan bakat yang memiliki sisi kreativitas. Penggabungan hal tersebut melahirkan produk atau jasa yang memiliki nilai jual. Nilai jual ini tak hanya sebatas uang namun juga kekayaan intelektual.

  • Sifat barang

Pebisnis di era ini wajib mengembangkan bisnisnya dengan cara yang kreatif. Hal ini memaksa agar barang yang dihasilkan memiliki sifat yang beragam, siklusnya yang pendek, dan memiliki daya saing yang tinggi. Begitu pula dengan margin yang tinggi sehingga menguntungkan pebisnis.

  • Kerjasama

Ciri khas dari ekonomi kreatif adalah adanya kerjasama yang baik antara berbagai pihak. Pihak-pihak tersebut di antaranya adalah para intelektual atau cendekiawan, orang-orang yang terlibat dalam usaha, dan pemerintah.

  • Akses mudah

Para pebisnis perlu memikirkan bagaimana caranya agar produk mudah didapat atau diakses oleh pelanggan. Tidak hanya itu, produk barang atau jasa juga perlu memiliki peran lain sehingga dibutuhkan oleh sektor kreatif lainnya. Dengan begitu, barang bisa berputar dengan cepat.

  • Bersifat relatif

Konsep dasar dari ekonomi kreatif memiliki landasan berupa ide atau gagasan. Ide tersebut dituangkan dalam pemodelan bisnis yang sifatnya relatif. Pebisnis perlu mampu untuk berinovasi dan berkembang sehingga usahanya bisa terus mengikuti perkembangan zaman.

  • Tidak terbatas

Hasil dari pengembangannya memiliki sifat tidak terbatas. Tidak hanya soal produk atau jasa, namun ide dan gagasannya bisa diterapkan dalam pengembangan usaha lainnya. Hal ini memancing berbagai pihak untuk terus bisa berinovasi dan tidak berhenti dalam berkarya.

Contoh Ekonomi Kreatif

  • Periklanan

Ide keratif harus digunakan saat menciptakan sebuah iklan. Iklan berdasar pada ide dan gagasan otentik untuk menarik perhatian permisa dari sebuah demografi tertentu. Sehingga tak hanya membutuhkan sebuah ide saja, melainkan sebuah strategi yang menarik.

Kini iklan tak hanya tampil sebagai selingan di acar tv maupun radio. Iklan ada pada setiap media digital seperti aplikasi smartphone hingga selingan pada konten situs. Dengan menggunakan konsep yang tepat, maka hasilnya akan menjadi lebih baik dan tepat sasaran.

  • Arsitektur

Pembangunan semakin marak seiring dengan berjalannya waktu, baik di dalam maupun luar negeri. Berbagai pihak menginginkan lansekap yang unik, memiliki ciri khas dengan memperhatikan keberlanjutan. Konsep dari  contoh ekonomi kreatif bisa dimasukkan pada dunia arsitektur, lho.

Jika kamu berpikir bahwa arsitektur hanya sekedar membangun rumah, artinya selama ini kamu salah persepsi. Arsitektur tak hanya sebatas hunian. Perencanaan kota, tempat publik, dan berbagai sarana juga membutuhkan ilmu arsitektur yang baik untuk menciptakan hasil yang bagus.

  • Kerajinan

Sudah bukan rahasia apabila sebuah kerajinan memiliki nilai yang sangat tinggi. Sebuah kerajinan memiliki keunikan terutama bila diciptakan dengan menggunakan tangan. Pengarajin perlu memiliki skill yang mumpuni hingga kreativitas tinggi yang berbasis kearifan lokal.

Hasil dari kerajinan mungkin tak sebanyak industri lainnya, namun nilai yang tinggi menjadi sisi yang sangat penting untuk diperhatikan. Jika kamu salah satu SDM-nya, bukan tidak mungkin kerajinan kamu bisa diekspor ke luar negeri atau bertengger di sebuah pameran seni.

  • Desain

Butuh keahlian yang sangat tinggi untuk menciptakan atau mendesain sesuatu. Desain memiliki peranan penting untuk dikembangkan karena setiap orang menginginkan sesuatu yang unik dan bernilai. Desain meliputi aktivitas membuat produk, grafis, interior dan lainnya.

Selain aspek kreativitas, desain juga membutuhkan keterampilan bagi individu yang menjalaninya. Untuk itu, saat ini sudah banyak sekolah atau kursus untuk mempelajari desain. Setiap kegiatan desain memiliki nilai seni yang tinggi disebut bagian dari ekonomi kreatif.

  • Musik

Banyaknya wadah untuk menampilkan konten musik menjadikan banyak orang berkreasi untuk menciptakan musik. Kamu bisa mengaksesnya dan menampilkan hasil konten musik tanpa dipungut biaya sedikitpun. Hal ini dapat mengembangkan kreativitas siapapun yang berbakat di bidang ini.

Saat ini musisi bebas mengeskplorasi kemampuannya dan meraih pasar tertentu untuk musiknya. Jika kamu salah satunya, kamu tidak perlu memiliki produser untuk terjun menjadi musisi. Memiliki kanal sendiri bisa menjadi ajang untuk menunjukkan bakat bermusikmu.

Contoh ekonomi kreatif saat ini menggerakkan perekonomian negeri menjadi lebih maju. Khususnya di Indonesia yang memiliki banyak sumber daya manusia yang kreatif. Pertumbuhan ekonomi menjadi lebih baik dan hasilnya terkenal di pasar luar negeri.

Sumber  : https://www.kemenparekraf.go.id/